Kamis, 05 April 2012

Penutup Pintu Hidayah: Film dan Sinetron

Telah kami tuliskan sebelumnya dari buku Shalih bin Muqbil al-Ushaimi dengan judul Mu’awiqatul Hidayah bahwa Kecintaan Kepada Koran dan Majalah adalah salah satu dari 29 sebab tertutupnya pintu hidayah, hal lainnya dari 29 sebab tersebut ialah:

6. FILM DAN SINETRON

Film dan sinetron termasuk kendala terbesar bagi orang yang ingin konsisten dengan agamanya. Betapa banyak umat Islam yang terkena fitnah film dan sinetron. Mereka baru merasakan kesenangan dan kebahagiaan bila menyaksikan film dan sinetron yang mereka sukai tersebut. Kecanduan kepada film dan sinetron telah menutup akal mereka. Selama berjam-jam mereka bertahan dan tak beranjak dari depan televisi atau layar lebar yang sedang disaksikannya.
Ketika suatu kali terbetik keinginan untuk Iltizam, kecanduan kepada film dan sinetron menghalanginya. Pada galibnya, yang sulit meninggalkan kebiasaan buruk tersebut adalah remaja putri dan anak-anak yang ada dalam masa puber. Dan secara fakta, memang film dan sinetron menjadi pengganggu utama untuk bisa kembali kepada jalan yang benar.
Seandainya setiap muslim tahu bahwa menundukkan pandangan adalah perkara yang tidak dapat diremehkan dan bahwa malaikat Raqib senantiasa mencatat dan menghitung perbuatannya, niscaya hal itu akan mencegahnya dari berbuat yang dilarang, serta akan menghentikannya dari pertualangannya yang bodoh. Dan hendaknya pula diketahui, siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.
Lalu tanyakan kepada dirimu sendiri, apakah engkau senang bertemu Tuhanmu dalam keadaan demikian?
Menyaksikan kemungkaran dan keburukan adalah bertentangan dengan perintah ghadul bashar (menundukkan pandangan mata), dan menjaga kemaluan. Karena itu tinggalkanlah, semoga Allah memberimu taufik.[]

Disalin dari 29 Sebab Tertutupnya Pintu Hidayah, Shalih bin Muqbil al-Ushaimi, hal.33-35. Terbitan Darul Falah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar